RSS

Perasaan Bosan

12 Sep
Bosan

Bosan

Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan. Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.

Tamu : “Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, pak tua?”
Pak Tua : “Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.”
Tamu : “Kenapa kita merasa bosan?”
Pak Tua : “Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.”
Tamu : “Bagaimana menghilangkan kebosanan?”
Pak Tua : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”
Tamu : “Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?”
Pak Tua: “Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?”
Tamu : “Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua.”
Pak Tua : “Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang.”
Tamu: “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?”
Pak Tua : “Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya.”

Lalu Tamu itu pun pergi. Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.

Tamu : “Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?”
Pak Tua : “Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan.”
Tamu : “Contohnya?”
Pak Tua : “Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.”

 

Lalu Tamu itu pun pergi. Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.

Tamu : “Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaiban pun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?”

Sambil tersenyum Pak Tua berkata: “Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.”

peace & love

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada September 12, 2008 in internet

 

Tag: , ,

8 responses to “Perasaan Bosan

  1. reekoheek

    September 13, 2008 at 3:04 am

    pertamaxx…
    bosan kenapa harus monyet gambarnya?🙂

     
  2. Lyna

    September 13, 2008 at 9:53 am

    Perasaan Bosan….
    yang ini nih,
    empat jempol buat Rian.
    Mantap!!!

     
  3. sinaimoet

    September 13, 2008 at 6:52 pm

    kalo bosan ketika nungguin org, enaknya ngapain dunk? hihihihii

     
  4. Dalila Sadida

    September 14, 2008 at 11:22 am

    artikel bagus. thanks

     
  5. nyurian

    September 21, 2008 at 10:12 am

    kelimaxxx
    ooouuugghh…

     
  6. nyurian

    September 22, 2008 at 5:15 am

    @reekoheek:
    karena, monyetnya lagi bosen gituh gayanya. jadi, yg bosenan itu artinya monyet. huehuehue…

    @Lyna:
    asik… dapet jempol. jempolnya atu apa dua niy? khan kalo pedes biasanya karetnya duwa.

    @sinaimoet:
    enaknya, xmxan ajah. biar ga bosen…

    @Dalila:
    makasih atas pendapatnya…

    @nyurian:
    ape sih luw. kelimaxxx klimaxxx blagu amattt…

     
  7. yoga

    Agustus 21, 2009 at 3:23 pm

    wahhh..pak tua hebat!!

     
  8. Acces Daniel

    Agustus 28, 2011 at 10:50 pm

    hidup pak tua……hehehehhehhe….artikenya swuip………

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: