RSS

2 negro dalam lift

26 Feb

tombol-liftBaru-baru ini di Atlantic City – AS, seorang wanita memenangkan sekeranjang koin dari mesin judi. Kemudian ia bermaksud makan malam bersama suaminya. Namun, sebelum itu ia hendak menurunkan sekeranjang koin tersebut di kamarnya. Maka ia pun menuju lift.

Waktu ia masuk lift sudah ada 2 orang hitam di dalamnya. Salah satunya sangat besar . . . Besaaaarrrr sekali. Wanita itu terpana. Ia berpikir, “Dua orang ini akan merampokku.” Tapi pikirnya lagi, “Jangan menuduh, mereka sepertinya baik dan ramah.”

Tapi rasa rasialnya lebih besar sehingga ketakutan mulai menjalarinya. Ia berdiri sambil memelototi kedua orang tersebut. Dia sangat ketakutan dan malu. Ia berharap keduanya tidak dapat membaca pikirannya, tapi Tuhan, mereka harus tahu yang saya pikirkan!

Untuk menghindari kontak mata, ia berbalik menghadap pintu lift yang mulai tertutup. Sedetik . . . dua detik . . . dan seterusnya. Ketakutannya bertambah! Lift tidak bergerak! Ia makin panik! Ya Tuhan, saya terperangkap dan mereka akan merampok saya. Jantungnya berdebar, keringat dingin mulai bercucuran.

Lalu, salah satu dari mereka berkata, “Hit the floor” (Tekan Lantainya). Saking paniknya, wanita itu tiarap di lantai lift dan membuat koin berhamburan dari keranjangnya. Dia berdoa, ambillah uang saya dan biarkanlah saya hidup.

Beberapa detik berlalu. Kemudian dia mendengar salah seorang berkata dengan sopan, “Bu, kalau Anda mau mengatakan lantai berapa yang Anda tuju, kami akan menekan tombolnya.” Pria tersebut agak sulit untuk mengucapkan kata-katanya karena menahan diri untuk tertawa.

Wanita itu mengangkat kepalanya dan melihat kedua orang tersebut. Merekapun menolong wanita tersebut berdiri. “Tadi saya menyuruh teman saya untuk menekan tombol lift dan bukannya menyuruh Anda untuk tiarap di lantai lift,” kata seorang yang bertubuh sedang.

Ia merapatkan bibirnya berusaha untuk tidak tertawa. Wanita itu berpikir , “Ya Tuhan, betapa malunya saya. Bagaimana saya harus meminta maaf kepada mereka karena saya menyangka mereka akan merampokku.” Mereka bertiga mengumpulkan kembali koin-koin itu ke dalam keranjangnya.

Ketika lift tiba di lantai yang dituju wanita itu, mereka berniat untuk mengantar wanita itu ke kamarnya karena mereka khawatir wanita itu tidak kuat berjalan di sepanjang koridor. Sesampainya di depan pintu kamar, kedua pria itu mengucapkan selamat malam, dan wanita itu mendengar kedua pria itu tertawa sepuas-puasnya sepanjang jalan kembali ke lift.

Wanita itu kemudian berdandan dan menemui suaminya untuk makan malam.

Esok paginya bunga mawar dikirim ke kamar wanita itu, dan di setiap kuntum bunga mawar tersebut terdapat lipatan uang sepuluh dolar.

Pada kartunya tertulis: “Terima kasih atas tawa terbaik yang pernah kita lakukan selama ini.”

Tertanda:
> Eddie Murphy
> Michael Jordan

 
9 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 26, 2009 in internet

 

Tag: , , , , , , ,

9 responses to “2 negro dalam lift

  1. diazhandsome

    Februari 26, 2009 at 10:29 pm

    hwahaha…. masa sih 2 orang terkenal gitu gak kenal?? Ya Allah… kabangetan tuh…

     
  2. adityahadi

    Februari 27, 2009 at 2:28 am

    Itu si ibu g punya tv di rumahnya y? hahahaha

     
  3. putrinegriangan

    Februari 27, 2009 at 6:21 am

    xixixixixixiii…

    hrusnya besok2 smua famous ones pake name tag yaaa… kLo2 ada yg ng ngenalin..

    masukin badge di FB.. lewat widget.. copas aja code dari FB..

     
  4. sunarnosahlan

    Februari 27, 2009 at 10:16 am

    sikap rasial dalam kendali tidak sadar, sehingga sangat menguasai pikiran sadar. itulah yang sangat mungkin terjadi

     
  5. lina

    Februari 27, 2009 at 12:41 pm

    manusia memang terbiasa menilai orang dari penampilan luarnya.
    kata orang ” jangan menilai buku dari sampulnya”
    terima kasih ryan.. postingannya mengingatkan kita semua🙂

     
  6. Nurta San

    Februari 28, 2009 at 12:31 am

    wah lagi ngebayangin nih si eddie murphy lagi tertawa sepuas-puasnya.. lebih lucu dari ceritanya kali ye?😆
    anyway… nice story!😀

     
  7. dwiprayogo

    Maret 3, 2009 at 10:15 pm

    GR aj tu emak2…
    hahaha… lucu gan….

     
  8. thisisrizka

    Agustus 14, 2010 at 6:14 pm

    wahahaha! makanya jangan suudzon..kebayang deh, mustinya si cewe minta tandatangan dulu sblm tiarap..wekeke😛

     
  9. Ricky

    November 2, 2010 at 9:32 am

    hahahahahahha … makasi atas cerita lucunya yang telah memberikan tawa terbaik untukku hari ini hahahahahah

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: