RSS

Susu Sapi Pada Dasarnya Memang Untuk Anak Sapi (Just Sharing)

23 Mar

Dear moms,

 

ASI

ASI

sebagai tambahan wawasan, ternyata memang susu yang paling cocok untuk manusia…ya hanya ASI. Setelah anak berusia 2 tahun, susu bukan lagi suatu kebutuhan dalam arti HARUS minum susu…kalau memang mau boleh (tapi sebaiknya tidak terlalu sering), tapi kalau anak tidak suka susu (sapi)…ya tidak perlu dipaksa.

 

Herannya, di Indonesia ini sangat gencar sekali promosi susu (sapi)…mulai dari susu bayi, susu lanjutan batita, susu lanjutan balita, susu remaja, susu diet, susu untuk mengurang kolesterol, susu untuk bikin rileks, susu untuk tulang, susu untuk pintar, susu untuk penderita diabetes, susu untuk lansia…susu…susu…dan susu…sepertinya manusia sejak lahir hingga tutup usia “WAJIB” minum susu (sapi).

SUSU SAPI PADA DASARNYA MEMANG UNTUK ANAK SAPI

NUTRISI yang terdapat dalam susu cocok untuk anak sapi yang tengah berkembang. Yang penting bagi pertumbuhan anak sapi belum tentu berguna bagi manusia. Terlebih lagi, dalam dunia alami, hewan yang minum susu hanyalah bayi yang baru lahir. Tidak ada mamalia yang minum susu setelah dewasa (kecuali Homo sapiens). Inilah cara kerja alam. Hanya manusia yang dengan sengaja memngambil susu dari spesies lain, mengoksidasi, dan meminumnya. Ini bertentangan dengan hukum alam.

Di Jepang dan Amerika Serikat, anak-anak didorong untuk minum susu saat makan siang di sekolah karena susu yang kaya nutrisi dianggap baik untuk anak-anak yang tengah tumbuh. Namun, siapa pun yang menganggap bahwa susu sapi dan air susu ibu manusia adalah sama, tentunya sangat salah.

Jika Anda mendata berbagai nutrisi yang ditemukan baik dalam susu sapi maupun ASI, keduanya memang sangat serupa. Nutrisi seperti protein, lemak, laktosa, zat besi, kalsium, fosfor, natrium, kalium, dan vitamin, ditemukan dalam keduanya. Namun, kualitas dan jumlah nutrisi ini sangat berbeda.

Komponen utama yang ditemukan dalam susu sapi disebut KASEIN. Saya pernah menyinggung fakta bahwa protein ini sangat sulit dicerna dalam sistem pencernaan manusia. Sebagai tambahan, susu sapi juga mengandung bahan antioksidan LAKTOFERIN, yang memperkuat fungsi kekebalan tubuh. Namun, laktoferin yang terdapat dalam ASI adalah 0,15 % sementara yang terdapat dalam susu sapi hanya 0,01 %.

Tampaknya, bayi-bayi yang baru lahir dari spesies yang berbeda membutuhkan jumlah dan rasio nutrisi yang berbeda pula.

Dan bagaimana dengan orang dewasa?

LAKTOFERIN menjadi contohnya. Laktoferin dalam susu sapi terurai dalam asam lambung. Bahkan jika Anda meminum susu segar yang belum diproses menggunakan suhu tinggi, laktoferin di dalamnya akan terurai dalam lambung. Begitu pula halnya dengan laktoferin yang terdapat dalam ASI. Seorang bayi manusia yang baru lahir dapat menyerap laktoferin dari ASI dengan baik karena lambungnya masih belum berkembang sempurna, dan karena sekresi asam lambungnya hanya sedikit, laktoferin pun tidak terurai. Dengan kata lain, ASI manusia memang tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi oleh manusia dewasa.

Susu sapi, walaupun sebagai susu segar yang masih mentah, bukanlah makanan yang cocok bagi manusia. Kita mengubah susu segar, yang pada dasarnya memang tidak baik bagi kita, menjadi makanan buruk dengan cara homogenisasi dan pasteurisasi pada suhu tinggi. Kemudian, kita memaksa anak-anak kita untuk meminumnya.

Satu masalah lain adalah orang-orang dari kebanyakan kelompok etnis tidak memiliki cukup banyak ENZIM LAKTASE untuk menguraikan laktosa. Kebanyakan orang memiliki cukup banyak enzim ini pada saat masih bayi, tetapi kemudian berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Pada saat orang-orang ini minum susu, mereka mengalami berbagai gejala seperti perut bergemuruh atau diare, yang merupakan hasil ketidakmampuan tubuh mereka mencerna laktosa. Orang-orang yang benar-benar tidak memiliki laktase atau jumlah enzimnya benar-benar rendah disebut tidak tahan laktosa (WH: lactose intolerance). Hanya sedikit orang yang benar-benar tidak tahan laktosa, tetapi sekitar 90 % dari bangsa Asia; 75 % dari bangsa Hispanik, Indian, Amerika, dan kulit hitam Amerika; begitu pula 60 % orang dari berbagai kebudayaan di Mediterania dan 15 % masyarakat keturunan Eropa utara tidak memiliki cukup banyak enzim ini.

LAKTOSA adalah zat gula yang hanya terdapat dalam susu mamalia. Susu hanya diminum oleh bayi-bayi yang baru lahir. Walaupun banyak orang dewasa yang kekurangan laktase, pada saat baru dilahirkan, semua bayi yang sehat memiliki cukup banyak enzim tersebut untuk kebutuhan mereka. Terlebih lagi, kadar laktosa dalam ASI adalah sekitar 7 %, sementara dalam susu sapi hanya 4,5 %.

Oleh karena manusia pada saat bayi mampu minum ASI yang kaya akan laktosa tetapi berakhir dengan menghilangnya enzim tersebut setelah dewasa, saya yakin inilah cara alam untuk mengatakan bahwa susu bukan untuk diminum oleh manusia dewasa.

Jika memang sangat menyukai rasa susu, saya sangat menyarankan Anda membatasi seringnya mengonsumsi susu, berusaha untuk minum susu yang tidak dihomogenasi, dan dipasteurisasi pada suhu rendah. Anak-anak dan orang dewasa yang tidak menyukai susu tidak boleh dipaksa untuk meminumnya.

Singkatnya, minum susu tidak bermanfaat baik bagi tubuh. ***

Dikutip sesuai aslinya dari buku “THE MIRACLE OF ENZYME: Self-Healing Program – Meningkatkan Daya Tahan Tubuh – Memicu Regenerasi Sel” oleh Hiromi Shinya, M.D. (terjemahan), hal. 131-134, diterbitkan oleh Qanita/Mizan.

Pengirim:
Wied Harry Apriadji
Moderator Milis Gizi_BayiBalita – Gizi & makanan sehat *alami* bayi-balita

 

*gile, cerita begian jadi perdebatan menarik nih di salah satu milis guwe…😀

 
24 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 23, 2009 in internet

 

Tag: , , , , , , ,

24 responses to “Susu Sapi Pada Dasarnya Memang Untuk Anak Sapi (Just Sharing)

  1. sunarnosahlan

    Maret 23, 2009 at 8:25 pm

    betul adanya

     
  2. forlan

    Maret 24, 2009 at 6:57 am

    kalau anak minum susu manusia maka menjadi manusia yang baik nah kalau anak minum susu kaleng nanti jadi kaleng yang baik LOL

     
  3. Agung Budiartha

    Maret 24, 2009 at 7:12 am

    Sangat betul, silakan baca langsung di buku The Miracle of Enzym dengan pengantar menteri kesehatan Indonesia. Sekarang sudah mulai tren makanan organik yang jauh lebih sehat.
    http://www.BebasJerawat.com

     
  4. imron

    Maret 24, 2009 at 7:25 am

    emang syapa bilang susu sapi sama ma ASI????
    tp yg pasti susu sapi tu banyak mengandung zat2 yg berguna buat tubuh..so sah2 z
    ngapain harus komplain gara2 susu??
    bahas yg kebih mantap dunx artikelnya..
    biar nga bete..

     
  5. nyurian

    Maret 24, 2009 at 8:03 am

    kelimaxxx

    ok bro, di buat dah postingan baru…

     
  6. ayu

    Maret 24, 2009 at 10:17 am

    om…mbak…

    susu sapi tu emang g sama ma ASI n mua produsen susu bubuk/cair g ada yang bilang sama dengan ASI atau menggantikan ASI..

    cuma…

    beberapa nutrisi dari susu sapi tu emang dibutuhkan oleh tubuh manusia dewasa..
    susu olahan (yogurt, yakult,dll) tu emang dah diproses byr aman dikonsumsi dan dah disesuaikan dengan kondisi general tubuh masyarakat Indonesia.

    besok” boleh” aj klo mw kasih pendapat tapi jangan mem-provokasi kaya gini..
    mua yang qta baca tu jadiin informasi tapi bukan bwt referensi utama…

    maap ni klo g suka atw tersinggung, aq ngomong gini cz aq anak teknologi pertanian, jadi tau bgt gimanapengolahan produk” pertanian tu..

    thanx 4 the info juga y..byr jadi koreksi juga hehe^^

     
    • mimim

      Desember 16, 2009 at 3:03 pm

      .

      ayu :
      om…mbak…
      susu sapi tu emang g sama ma ASI n mua produsen susu bubuk/cair g ada yang bilang sama dengan ASI atau menggantikan ASI..
      cuma…
      beberapa nutrisi dari susu sapi tu emang dibutuhkan oleh tubuh manusia dewasa..
      susu olahan (yogurt, yakult,dll) tu emang dah diproses byr aman dikonsumsi dan dah disesuaikan dengan kondisi general tubuh masyarakat Indonesia.
      besok” boleh” aj klo mw kasih pendapat tapi jangan mem-provokasi kaya gini..
      mua yang qta baca tu jadiin informasi tapi bukan bwt referensi utama…
      maap ni klo g suka atw tersinggung, aq ngomong gini cz aq anak teknologi pertanian, jadi tau bgt gimanapengolahan produk” pertanian tu..
      thanx 4 the info juga y..byr jadi koreksi juga hehe^^

      MAKANYA MAS BACA BUKU THE MIRACLE ENZIM BUATAN DR. hiromi Shinya .ntar baru dirimu komentar

       
  7. dongenganak

    Maret 24, 2009 at 10:44 am

    memang benar sekali, paling baik adalah asi, kalo memang sangat-sangat terpaksa baru deh, jatah sapi buat anak kita (hiks sedih ya)

     
  8. Abdul Ghofur

    Maret 24, 2009 at 11:59 am

    Minum susu sangat baik.. karena minuman itu adalah minuman Surga dan di Surga nanti ada sungai susu.

     
  9. Darojatun

    Maret 24, 2009 at 12:27 pm

    ah, yang pasti masih lebih tahu Nabi SAW. dari pada kita, daripada profesor sekalipun. iya toh, buktinya Nabi mensunnahkan minum susu. dan ada adabnya lo minum susu. ada larangannya juga.

    belajar dulu toh.

     
  10. winsolu

    Maret 24, 2009 at 1:20 pm

    ke-enamxxx

    yach memang klo dibandingkan asi, susu sapi kalah jauh gizinya.

    http://warnadunia.com/

     
  11. Investasi

    Maret 24, 2009 at 3:41 pm

    susu sapi memang tidak sebagi ASI.

     
  12. kangmansur

    Maret 24, 2009 at 8:46 pm

    Good artikel..
    anakku baru usia 2 bulan 20 hari. insyaallah 6 bulan ASI.

     
  13. omeng

    Maret 24, 2009 at 11:24 pm

    Makanya banyak kejadian kasus sapi gila, di ostrali, indonesia krn apa?
    Sapi setress karena air susunya sering diambl sm manusia…
    Sama halnya manusia gila karena apa?
    Manusia setress krn apa yg dia rasa dia miliki di ambl oleh pihak lain…
    Hehe JK…
    Good artikel tp sy msh krg percaya…
    Thanks krn sdh brbagi…

     
  14. bursabukusolo

    Maret 25, 2009 at 6:31 am

    NUMPANG IKLAN KELAS TERI…
    Pernikahan akan terasa bermakna bila ada kenangan…
    Kenangan akan lebih terasa bila bermanfaat dunia akhirat…
    Mau nikah….
    Bingung cari souvenir pernikahan yang pas dan berkesan…
    Kami siap mewujudkan impian Anda…
    Temukan di : http://www.bursabukusolo.wordpress.com

     
  15. bursabukusolo

    Maret 25, 2009 at 8:12 am

    NUMPANG IKLAN KELAS TERI…
    Pernikahan akan terasa bermakna bila ada kenangan…
    Kenangan akan lebih terasa bila bermanfaat dunia akhirat…
    Mau nikah….
    Bingung cari souvenir pernikahan yang pas dan berkesan…
    Kami siap mewujudkan impian Anda…
    Temukan di : http://www.bursabukusolo.wordpress.com

     
  16. fen7bernadette

    Maret 25, 2009 at 8:33 am

    untung ada sapi, kalo tidak ,kasian bayi2 yang ibunya nggak ada air susunya.

     
  17. terong-belanda

    Maret 25, 2009 at 11:14 am

    Good article.
    Walau masih ada ruang untuk perdebatan, tapi cukup membuka wawasan.
    Terutama bagi orang yang awam per-susu-an.

     
  18. domestifikasi

    Maret 25, 2009 at 11:25 am

    eksploitasi ternak
    he.he.he lucunya perkembangan pengetahuan kawan, masa air susu (sapi perah) diberikan pada manusia, bukankah manusia juga punya air susu. kalo susu sapi diberikan pada manusia, bagaimana nasib pedet sapi???sapi juga butuh belaian dari induknya,,,
    ini adalah kriminalisasi terhadap makhluk lemah, mereka butuh kebebasan.
    saya mahasiswa fakultas penyayang binatang di UNHAS
    salam kenal bang, tulisannya asyik.
    ni click domestifikasi.wordpress.com

     
  19. Ismail

    Maret 25, 2009 at 10:58 pm

    Kalau mau belajar Bahasa Inggris dan Materi Bahasa Inggris, silahkan kunjungi saja http://ismailmidi.com. Referensi Bahasa Inggris terlengkap di Indonesia. Dapat materi pula tiap bulannya.

     
  20. tenia

    Mei 18, 2009 at 9:25 am

    kalau ibunya gak bisa menyusui, boleh disusui orang lain kok. nabi muhammad kan disusui halimah sa’diyah………….

     
  21. emmy

    Mei 19, 2009 at 9:02 am

    sebisa mungkin kita memberikan ASI pada anak qta
    krn tingkat kkbalan tubuh anak ASI dgn susu kaleng
    lebih bagus anak ASI, usahakan 2 th harus ASI krn
    spt pegalaman saya, anak cuma +/- 6 bl dpt ASI krn
    ASI-nya ga lancar n ibu stress krn ssuatu hal,
    akhirnya anak jd mudah sakit spt flu, batuk…
    jadi ttep ASI is the best deh, susu formula hanya u/ +an sj
    klo ibu ga’ bisa memberi cari Ibu susu terdekat spt
    Halimahtus Sa’diyah ibu susu nabi kita, drpd setelah
    besar baru nyesel spt sy
    Pokoknya kembali ke Sunah pasti LEBIH BAIK …

     
  22. mimim

    Desember 16, 2009 at 3:05 pm

    Darojatun :
    ah, yang pasti masih lebih tahu Nabi SAW. dari pada kita, daripada profesor sekalipun. iya toh, buktinya Nabi mensunnahkan minum susu. dan ada adabnya lo minum susu. ada larangannya juga.
    belajar dulu toh.

    susu kambing mas bukan susu sapi read the text

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: