RSS

Ibadah

14 Okt

 

guwe jadi inget sebuah cerita yg guwe denger dulu banged:

alkisah ada seorang pemuda urakan di sebuah desa yang demen ama anak gadisnya pak haji. pak haji mengetahui bahwa sebenernya pemuda ini memiliki hati yang baik, namun karena lingkungan dan pergaulan sekitar makanya pemuda ini menjadi urakan. sampai suatu saat, pemuda ini memberanikan diri untuk melamar anak gadis pak haji. pak haji dengan bijaksananya mengiyakan permintaan pemuda tadi, tapi menanyakan terlebih dahulu sholatnya pemuda ini bagaimana. pemuda ini menjawab sholatnya setahun cuman 2 kali, idul fitri ama idul adha. itu juga kalo kaga ketiduran. lalu pak haji memberikan syarat kepada pemuda itu, bila ingin menikahi anaknya harus sholat subuh selama 40 hari berturut turut di mesjid yang sama. lalu dengan alesan si pemuda tadi biar tiap pagi bisa ngeliat anak gadisnya pak haji yang juga emang slalu sholat subuh bareng ama bapaknya, pemuda tadi menyanggupinya. awal mula nya si pemuda cengengesan ajah sholat subuhnya, keseringan jadi masbuk. sholatnya juga kurang serius, masih suka ngelirik lirik kanan kiri. tapi lama kelamaan pemuda tadi mulai ngerasaain bahwa sholat itu ngasih ketenangan bathin dan dirinya. perlahan lahan pemuda tadi mulai sopan ke mesjid, gak pernah lagi jadi masbuk, pandangannya fokus ke tempat sujud. semakin hari pemuda tadi semakin merasa dekat dengan penciptanya. sampai akhirnya pada hari ke 40, pak haji tadi menanyakan kembali kepada pemuda itu apakah dirinya masih menginginkan anak gadisnya. lalu pemuda itu menjawab dengan sangat santun bahwa dia tidak perduli lagi apakah akan di nikahkan dengan anak gadis pak haji atau tidak. sebab pemuda ini sudah mendapatkan apa yang selama ini dya cari. pemuda ini yakin bahwa jodohnya akan datang dengan sendirinya karena memang sudah di gariskan demikian. maka pak haji pun menikahkan anak gadisnya dengan pemuda ini, dan anak gadisnya pak haji menerima dengan senang hati karena di beri jodoh pemudah gagah yang memiliki sikap yang santun.😀

 

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 14, 2010 in By Me

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

4 responses to “Ibadah

  1. avesena

    Oktober 14, 2010 at 10:41 pm

    Gile..🙂 like this…”jempol_ngacung”

     
  2. subhan toba

    Oktober 15, 2010 at 7:55 am

    muka menenagah ke langit, mata terpejam dan berair, tangan mengepal di dada, mulut manyun… terharu….

     
  3. muhammad dian pangnanggrp

    Oktober 15, 2010 at 2:11 pm

    konsistensi, itu yang tersulit ketika anda tobatan nasuha….semoga lo bisa konsisten sahabat ku….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: