RSS

Arsip Tag: nikah

Tentang Cinta

hati1001 macem yang ngartiin berbagai macam cinta. Baik itu hanya berupa kata sifat, atau di ilustrasikan dengan suatu hal.

Mencari Cinta ibarat kupu – kupu, makin dikejar makin susah ditangkep. Ngga dikejar malahan nyamperin. Mendapat cinta Ibarat mawar, bisa aja dapet wanginya, kadang2 harus terluka karena durinya

Cinta bukan kupu – kupu atau mawar, bukan juga termasuk dalam golongan benda seperti dalam ilmu IPA waktu kita sekolah dulu (padat, cair, gas). Bukan juga sifat. Cinta adalah rasa, tapi bukan yang bisa dirasa dengan indera seperti juga dalam pelajaran SD dulu. Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2010 in internet

 

Tag: , , , , , ,

single or couple

elo tau khan yg namanya resepsi pernikahan. Undangan kawinan dah kalo emang gak tau.
Nah, di usia guwe yg sekarangan ini banyaj banged undangan kawinan. Baik itu dari temen temen, sampe keluarga sanak famili. Terkadang kawinan itu guwe gak kenal sapah, namanya juga someone plus one (pendamping).
Yg pengen guwe ceritain disini adalah, kedatangan elo ke suatu kawinan itu mendingan sendiri ato bedua.
Sendiri, terjadi kalo yg kawinan itu adalah temen / sahabat dekat terbaik lw. Dimana pada kawinan ituh lw kemungkinan besar bakal ketemu temen2 lama yg udah lama banged ga ketemuan. Reunian kecil2an laaaah. Walopun kadang suka ada pertanyaan, ‘cewe luw mana?’ bisa ketutup lah ama silaturahim dengan temen lama. Yg mana menurut guwe kalo lw bawa pasangan loe, tentunya dye bakal keseringan jadi anggur (dianggurin-red).
Bedua, sebaiknya elo lakuin untuk kawinan yang sifatnya formalitas/setor muka. Misal kaek kawinan sodara/sanak family/rekan kerja/tetangga dan laen sebagainya yg memungkinkan elo untuk jarang ngobrol dengan orang2 kawinan. Sebab lw gak kenal2 bangrd juga ama yg pada dateng. Disini lah dibutuhkannya pendamping buat nemenin pegangin piring tambahan. Jadi, elo kaga bakal mati gaya banged karena jarang yg elo kenal dengan adanya teman bicara. Mungkin ada omongan kaek, ‘ini toh yg sekarang. Kapan nyusul’. Ato omongan kaek ‘lho, berubah lagi? Kemaren bukan yg ini’ jawabannya mah tinggal kasih ajah senyuman seribu makna.

He..he..he..

:mrgreen:

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 15, 2010 in By Me

 

Tag: , , , , ,

PerSaMi (perjalanan sabtu minggu)

175 Km/H

175 Km/H

Semalem guwe abis nongkrong ama temen sma guwe. sebelonnya abis ke kawinan temen sma gitu deh. yg kawin itu namanya cupi d. (bukan nama sebernya). nah, guwe pas pulang dari kawinan, temen guwe yg bernama tama (beneran bukan nama sebernya) ngajakin lanjut kemana laaah buat after party. dan jadinya kite lanjut ntn bisokop gitu.

naaah, khan aselinya cuman bedua doangan yg bisa lanjut after party. walhasil lanjuta lah guwe ama tama lanjut nonton wolverine ke fx. nah, dari pada homo homo an bedua, umar berinisiatif ngajak temen yg mungkin bisa dan mao di ajakin ikut nonton. nelpon hayu (masih bukan nama sebernya), ternyata di kuala lumpur. nelpon nanda(bukan nama sebenernya nih), ga ada kendaraan, kesian juga kalo di suru naek taxi.

abis nonton di fx, guwe males pulan ke rumah. masih sore soale, masak anak muda baru jam 6 sore udah pulang ke rumah. lanjuta lah homo homo an lagi bedua maem di bawah. tiba2, kepikiran nambah jumlah homo homo lagi dengan seorang temen kite endi (bukan nama sebenernya juga nih). yaudhe, lanjut lah kite nyamperin endi kedaerahan sonoh. dan nangkrin lah kite se setarbak kopi (yg warung pinggir jalan). karena ga 24 jam, kite lanjut deh ngobrol ampe pagi di jalanan (di dalem mobil gitu deeeh).

pas pulang, guwe musti nganter umar (nah lo, yg mana lagi ini) dulu ke rumahnya di bintaro. ngebut lah guwe dari jam 5.30, lalu sampe rumahnya di bintaro ituh kurang dari setengah jam kemudian (dikarenakan guwe gebut gilagilaan yg mentok di 165KM/H). pas pulang, guwe ngebut lagi dah biar nyampe rumah cepet. bintaro – rumah guwe, kurang dari setengah jam. dan kecepatan maksimal yg bisa guwe capai adalah 175KM/H). guwe berasa setan jalanan dah…

yaudah, sekarang baru bangun tidur dan demikian reportase dari guwe…
wakakawkakakaakakaka…
😀

*setelah googling nyari gambar ini, guwe menemukan fakta bahwa top speed mobil Speed Chevrolet S10 TD dan VW Polo 1.4 16v adalah sama yaitu 175 km/h.

http://images.google.co.id/images?gbv=2&hl=id&sa=1&q=175+km+
%2F+h&btnG=Telusuri+Gambar&aq=f&oq=

WAAW!!!

 
9 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 3, 2009 in By Me

 

Tag: , , , ,

ESENSI DIRI

Alkisah di suatu desa, ada kabar yang menggembirakan. Orang-orang di desa itu gembira mendengar bahwa putra sulung sang kepala desa akhirnya akan pulang ke desanya setelah meraih gelar sebagai seorang dokter. Rencananya, ia pulang untuk mencari istri alias pendamping hidupnya.

Mendengar si putra sulung kepala desa akan mencari seorang calon istri, Orang-orang di desa sibuk memikirkan putri siapa yang pantas disandingkan dengan putra sulung kepala desa. Ketika berkumpul di aula desa, diputuskanlah bahwa ada 3 orang gadis yang menurut mereka paling sesuai disandingkan dengan putra sulung kepala desa. Read the rest of this entry »

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 12, 2009 in internet

 

Tag: , , , , , , , , ,

Cerita Tentang Tulang Rusuk

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya,tentang cinta.

Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.”

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan.

Read the rest of this entry »

 
12 Komentar

Ditulis oleh pada September 28, 2008 in internet

 

Tag: , , , , , , ,

Pria Ideal

Bagaimana pria ideal di benak Anda? Ganteng, maskulin, tinggi, bersih, berdompet tebal, pandai merayu, romantis, atletis, punya tongkrongan mewah, dan super boros? Atau pesolek, lelaki metroseksual? Wah, kalau begitu, berapa banyak pria jenis itu dapat ditemukan? Padahal, pria ideal di mata wanita, duh, gampang amat kok. Sungguh!

Di mata wanita, tentu wanita yang matang, yang bukan ABG lagi, yang siap untuk Anda nikahi, pria yang ideal itu sangat sederhana, cuma mampu membuat dia nyaman, membanggakan secara batin (bukan visual, ketampanan misalnya), dan ngemong. Wanita akan lebih “tunduk” dengan pria yang tegas, mampu mengambil keputusan, percaya diri, sangat konsisten, dan gampang meminta maaf jika bersalah. Pria jenis ini akan membuat wanita betah berlama-lama berbicara dengannya, memandang matanya, dan mencari-cari, adakah cinta di mata lelaki semacam itu. Ah, Anda masih tak percaya?

Selain rasa kagum, wanita nyaman bersama pria yang cerdas, menguasai banyak hal dan bidang tertentu, dan mampu beradaptasi dengan cepat, tak minderan meskipun miskin. Berani, berjiwa besar, dan jujur.

“Saya selalu nyaman bersama pria yang memandang saya dengan sikap hormat, tak merendahkan, meskipun memang dia lebih pintar dari saya. Pria yang semacam ini membuat saya merasa berharga berada di sampingnya,” aku Putri Meilena, SE, Account Eksecutive sebuah biro iklan.

“Sayang, sekarang kian sulit mendapatkannya. Dalam pergaulan saya, pria jenis itu justru datang dari lelaki yang rata-rata sudah menikah. Saya sulit memilikinya,” tambah Putri.

Nah, lihat, itulah kelemahan pria muda, gagal menangkap keinginan wanita, tak sabar dan tak tahu cara memperlakukan wanita.

“Mereka banyak menganggap, jika kaya, perlente dan bersih, otomatis wanita akan menyukainya. Cara pandang semacam itu membuat saya justru memandang rendah mereka,” kritik Putri. Ya, sebagian pria, merasa ideal karena kantong atau busananya, atau cerita tentang liburannya, bukan karena sikap diri dan batinnya.

Nah, lihat, tak sulit kan menjadi pria ideal? Sangat, sangat sederhana, sangat, sangat gampang, yang penting sikap batin Anda, dan rasa rendah hati untuk selalu membuat diri sempurna dengan balutan kejujuran. Tak susah kok, sungguh!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 25, 2008 in internet

 

Tag: , , , , , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: