RSS

Arsip Tag: pemuda

Ibadah

 

guwe jadi inget sebuah cerita yg guwe denger dulu banged:

Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 14, 2010 in By Me

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Hati yang Luas

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontaidan air muka yang ruwet. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diadukperlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya, “ujar Pak tuaitu.”Asin. Asin sekali, “jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua tersenyum kecil mendengar jawaban itu.

Hati yang Luas
Hati yang Luas

Beliau lalu mengajak sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau. Sesampai di tepi telaga, Pak Tua menaburkan segenggam garam kedalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga itu. “Coba,ambil air dari telaga ini dan minumlah.” Saat pemuda itu selesai mereguk air itu, Beliau bertanya, “Bagaimana rasanya?”. “Segar,” sahut sang pemuda. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?” tanya Beliau lagi. “Tidak,” jawab si anak muda. Dengan lembut Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda. Read the rest of this entry »

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada September 30, 2008 in internet

 

Tag: , , , , , , ,

Kerbau Manja

Entah dalam dongeng Yunani, entah dalam dongeng Romawi, bahkan mungkin juga dalam dongeng betawi, lupa yang mana, ada seorang pemuda yang sangat kuat. Namanya aku lupa, sebut saja Joni. Ia sangat terkenal karena mampu mengangkat seekor kerbau dewasa dengan mudah.

Dulu Joni hanyalah seorang petani sederhana dan miskin, memiliki seekor kerbau manja. Kerbau ini tidak akan mau pergi ke sawah untuk membajak kalau tidak digendong kesana. Jadi, setiap kali akan membajak, Joni menggendong kerbaunya ke sawah. Hewan ini benar-benar tidak akan mau pergi kemanapun kecuali digendong.

Pada suatu hari seorang pendatang melihat pemandangan ganjil ini. Tiba-tiba sebuah ide muncul di kepalanya yang botak. Ia melihat sebuah peluang untuk mendapat uang banyak. Bagaimana kalau membawa pemuda ini dan kerbaunya ke kota, mempertontonkan sebuah tontonan unik, kerbau menunggang manusia.

Jadilah Joni bersama dengan manajernya berkelana keliling Yunani dan Romawi. Berkelana dari desa ke desa, kota ke kota, desa ke kota, dan kota ke desa, seperti sebuah sirkus. Jika sirkus biasanya mempertontonkan hewan melakukan hal-hal luar biasa, maka sirkus Joni hanya mempertontonkan bagaimana kerbau menunggang manusia.

Joni dan kerbaunya menjadi terkenal. Setiap kali sirkus Kerbau menunggang Manusia ini tiba di sebuah kota atau desa, orang berbondong-bondong melihatnya. Mereka bertanya-tanya darimana Joni mendapatkan kekuatannya. Tidak ada yang tahu, orang hanya bisa menduga-duga. Ada yang berkata Joni anak dewa, seperti Hercules yang mendapatkan kekuatannya karena ia putra Zeus, dewa tertinggi. Lalu ada juga yang berkata ia keturunan Obelix — dalam cerita Petualangan Asterix, Obelix waktu masih orok terjatuh ke dalam ramuan jamu super kuat.

Joni tidak pernah menceritakan sumber kekuatannya. Ia tahu makin itu menjadi rahasia, makin banyak orang datang dan mengaguminya. Tetapi akhirnya ia bertekuk lutut di hadapan seorang gadis bernama Meli. Meli berkata Joni harus membuktikan cintanya dengan menceritakan rahasia kekuatannya.

Sebulan setelah menikah, Meli diundang dalam sebuah acara talk-show di gunung Olympus. Ia tidak bisa menahan godaan untuk tidak menceritakan rahasia kekuatan suaminya.

Seluruh wilayah Yunani dan Romawi akhirnya mengetahui rahasia itu. Mereka kecewa karena rahasia itu ternyata sangat sederhana. Joni bukan titisan dewa, juga bukan cucu pria gendut doyan babi panggang yang pernah terjatuh ke dalam ramuan khasiatnya Panaromix. Joni hanyalah seorang miskin yang sejak kecil hidup bersama dengan kerbaunya.

Seperti seorang anak memperlakukan anjingnya, demikianlah Joni memperlakukan anak kerbaunya. Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, bahkan tahun demi tahun berlalu, keduanya tumbuh bersama. Setiap hari Joni bermain dan menggendong kerbaunya. Karena ini dilakukan setiap hari selama keduanya sama-sama bertumbuh, tanpa sadar ia tetap mampu menggendong kerbaunya ketika anak kerbau ini berubah menjadi kerbau dewasa.

moral cerita:

1. kalo emang jatuh cinta sama kekasih mu, jangan sampe merubah dirimu hanya untuk menyenangkan kekasihmu (sapa suruh ngasi tau rahasia)
2. namanya rahasia, semakin misterius semakin menjual dan semakin mahal. it’s all in you mind. ga usah berusaha menjadi yg paling gimana gituh lah. kalo emang terbiasa begonoh, silahkan ajah begonoh
3. alih bisa karena biasa. kalo emang terbiasa kuat, maka akan tetep kuat kalo kebiasaan ga berubah. cuman kalo emang dasarnya malees, ngapain ngarep jadi rajin secara tiba-tiba. mulai dari null lagi kalee dull…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 25, 2008 in internet

 

Tag: , , , , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: